Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Ledakan Bom Bunuh Diri di Gereja Surabaya

  Surabaya - Ledakan diduga bom ternyata terjadi di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018) pagi. Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung dalam siaran di Metro TV menjelaskan hal tersebut. Tiga Gereja dimaksud adalah Gereja Santa Maria di Ngagel, GKI di Jalan Diponegoro dan Gereja di Jalan Arjono. Di Gereja Santa Maria Ngagel Surabaya diduga bom bunuh diri dan dua orang terlihat meninggal dunia.   "Kejadian sekitar pukul 07.07 WIB," kata Dwija, seorang petugas Dishub Surabaya yang ada di lokasi, Minggu (13/5/2018). Kombes Frans belum bisa menjelaskan rinci soal ledakan di tiga tempat itu. "Beri kesempatan kepada kami (identifikasi)," ujar dia. Sampai saat ini belum bisa dipastikan berapa banyak korban luka ataupun korban jiwa pada insiden tersebut.

Insiden Tumbangnya 3 Bintang MotoGP di GP Spanyol 2018

  Jakarta - Balapan MotoGP Jerez, Spanyol 2018 telah berakhir. Sang Juara Bertahan Marc Marquez (Repsol Honda) keluar sebagai juara saat balapan di sirkuit bernama lengkap Circuito Permanente de Jerez Spanyol. Kemenangan Marquez didepan ini juga diwarnai insiden tabrakan beruntun. Hal itu terjadi karena ada pertarungan sengit terjadi untuk posisi kedua. Di sana ada Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, dan Dani Pedrosa yang saling back to back untuk mendapatkan posisi kedua. Drama besar pun terjadi delapan lap jelang balapan usai. Dovizioso berusaha menyalip Lorenzo, namun melebar. Ketika Lorenzo hendak masuk ke sudut dalam tikungan(Apex), ia tidak melihat posisi Pedrosa yang sudah masuk kedalam tikungan tersebut dengan kecepatan tinggi sehingga membentur Pedrosa dan setelah membentur Pedrosa ia melebar lalu membentur rekan satu tim nya yaitu Dovizioso. Ketiga pembalap ini terjatuh dan langsung gugur. Jatuhnya ketiga pembalap tersebut adalah a...

Kritik Komikus Jepang Terhadap Proyek Kereta Cepat Pemerintah Indonesia

Jakarta - Komikus asal Jepang, Onan Hiroshi telah membuat kontroversi dengan membuat komik yang menyindir proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Hal itu pun menimbulkan banyak kecaman dari masyarakat Indonesia. Meskipun ia telah meminta maaf atas hal tersebut. Bukan hanya masyarakat Indonesia, Kementerian BUMN yang mengontrol proyek tersebut juga ikut terkejut. Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan (KSPP) Kementerian BUMN Ahmad Bambang mengungkapkan kekesalannya atas komik tersebut. "Saya nggak tahu sama sekali. Tapi sebagai sebuah bangsa, saya merasa diremehkan," tuturnya kepada detikFinance, Senin (26/2/2018). Menurut pria yang akrab disapa Abe itu, jika sindiran itu terjadi pada era tahun 80-90an maka dampaknya akan lebih besar. Bahkan bisa menimbulkan dampak amarah yang besar bagi masyarakat dia mencontohkan seperti kerusuhan saat peristiwa Malapetaka 15 Januari 1974 (Malari). "Kalau ini terjadi era 80-90an, bisa gawat. Ya it...

Jagung, Makanan yang menjadi Minuman