Langsung ke konten utama

Kritik Komikus Jepang Terhadap Proyek Kereta Cepat Pemerintah Indonesia




Jakarta - Komikus asal Jepang, Onan Hiroshi telah membuat kontroversi dengan membuat komik yang menyindir proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Hal itu pun menimbulkan banyak kecaman dari masyarakat Indonesia. Meskipun ia telah meminta maaf atas hal tersebut.

Bukan hanya masyarakat Indonesia, Kementerian BUMN yang mengontrol proyek tersebut juga ikut terkejut. Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan (KSPP) Kementerian BUMN Ahmad Bambang mengungkapkan kekesalannya atas komik tersebut.

"Saya nggak tahu sama sekali. Tapi sebagai sebuah bangsa, saya merasa diremehkan," tuturnya kepada detikFinance, Senin (26/2/2018).

Menurut pria yang akrab disapa Abe itu, jika sindiran itu terjadi pada era tahun 80-90an maka dampaknya akan lebih besar. Bahkan bisa menimbulkan dampak amarah yang besar bagi masyarakat dia mencontohkan seperti kerusuhan saat peristiwa Malapetaka 15 Januari 1974 (Malari).

"Kalau ini terjadi era 80-90an, bisa gawat. Ya itu, orang-orang dulu kan militan. Dilecehkan pasti marah, nasionalisme muncul dan peristiwa seperti Malari akan terulang," imbuhnya.

Sebelumnya Onan Hiroshi menyindir proyek kereta cepat Jakarta-Bandung lewat coretan gambar di sebuah komik digital.

Hiroshi menceritakan bagaimana awal dari rencana pembangunan kereta cepat tersebut dibangun oleh Jepang. Pihak Jepang sudah melakukan studi terkait rencana pembangunan mega proyek tersebut.

Hasil studi Jepang kemudian diserahkan ke Indonesia. Akan tetapi, data tersebut justru diberikan kepada China yang kemudian diberikan wewenang. Pihak China dipilih karena menawarkan proyek dengan nilai yang jauh lebih murah dibandingkan Jepang.

Hiroshi menggambarkan Jokowi merayu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe untuk membantu kelangsungan proyek tersebut lagi. Akan tetapi, pihak Jepang pun tidak terima dengan permintaan tersebut. Sebab, pemerintah Indonesia sudah terlanjur memilih China sebagai kontraktor proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Digambarkan pula masyarakat Jepang yang kesal sambil melemparkan batu ke arah Jokowi.

Onan Hiroshi pun akhirnya meminta maaf. Permintaan maafnya diunggah lewat akun Twitternya juga.

Dalam Twitt-nya, Onan mengutarakan penyesalannya yang mendalam. Dia mengakui sebelumnya terpancing emosinya, namun setelah itu dia menyesal dan meminta maaf kepada Pemerintah Indonesia, Presiden Joko Widodo dan masyarakat Indonesia.

Jakarta - Komikus asal Jepang, Onan Hiroshi telah membuat kontroversi dengan membuat komik yang menyindir proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Hal itu pun menimbulkan banyak kecaman dari masyarakat Indonesia. Meskipun ia telah meminta maaf atas hal tersebut.

Bukan hanya masyarakat Indonesia, Kementerian BUMN yang mengontrol proyek tersebut juga ikut terkejut. Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan (KSPP) Kementerian BUMN Ahmad Bambang mengungkapkan kekesalannya atas komik tersebut.

"Saya nggak tahu sama sekali. Tapi sebagai sebuah bangsa, saya merasa diremehkan," tuturnya kepada detikFinance, Senin (26/2/2018).



Menurut pria yang akrab disapa Abe itu, jika sindiran itu terjadi pada era tahun 80-90an maka dampaknya akan lebih besar. Bahkan bisa menimbulkan dampak amarah yang besar bagi masyarakat dia mencontohkan seperti kerusuhan saat peristiwa Malapetaka 15 Januari 1974 (Malari).

"Kalau ini terjadi era 80-90an, bisa gawat. Ya itu, orang-orang dulu kan militan. Dilecehkan pasti marah, nasionalisme muncul dan peristiwa seperti Malari akan terulang," imbuhnya.

Sebelumnya Onan Hiroshi menyindir proyek kereta cepat Jakarta-Bandung lewat coretan gambar di sebuah komik digital.

Hiroshi menceritakan bagaimana awal dari rencana pembangunan kereta cepat tersebut dibangun oleh Jepang. Pihak Jepang sudah melakukan studi terkait rencana pembangunan mega proyek tersebut.

Hasil studi Jepang kemudian diserahkan ke Indonesia. Akan tetapi, data tersebut justru diberikan kepada China yang kemudian diberikan wewenang. Pihak China dipilih karena menawarkan proyek dengan nilai yang jauh lebih murah dibandingkan Jepang.

Hiroshi menggambarkan Jokowi merayu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe untuk membantu kelangsungan proyek tersebut lagi. Akan tetapi, pihak Jepang pun tidak terima dengan permintaan tersebut. Sebab, pemerintah Indonesia sudah terlanjur memilih China sebagai kontraktor proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Digambarkan pula masyarakat Jepang yang kesal sambil melemparkan batu ke arah Jokowi.

Onan Hiroshi pun akhirnya meminta maaf. Permintaan maafnya diunggah lewat akun Twitternya juga.

Dalam Twitt-nya, Onan mengutarakan penyesalannya yang mendalam. Dia mengakui sebelumnya terpancing emosinya, namun setelah itu dia menyesal dan meminta maaf kepada Pemerintah Indonesia, Presiden Joko Widodo dan masyarakat Indonesia. 

Ini Alasan Pemerintah Pilih China Garap Kereta Cepat JKT-BDG

FOKUS BERITA:Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Jakarta - Komikus Jepang, Onan Hiroshi, menyindir proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang dibangun digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hiroshi menyindir proyek yang dilakukan groundbreaking Januari 2016 lalu lewat coretan gambar di sebuah komik digital.

Komiknya tersebut lalu viral dan dibagikan hingga ribuan kali di jejaring sosial Twitter. Bahkan, ada yang menyebarkan komiknya di media sosial lain seperti Facebook dan Instagram.

Netizen pun terpecah belah, ada yang mendukung kritik Onan, tapi ada juga yang menilai si komikus kritiknya sudah kelewatan. Banjir komentar pun tak terhindarkan.

Sampai akhirnya komikus asal Negeri Sakura itu pun mencabut postingan komiknya dan meminta maaf jika telah menyinggung banyak orang.


Komikus Jepang Onan Hiroshi yang Sindir Jokowi Minta Maaf



"Saya memohon maaf, (gambar) pengemis itu terlalu berlebihan. Saya terlalu menggebu-gebu, tapi sekarang sudah tenang lagi. Bapak Presiden Jokowi, dan semua rakyat Indonesia, pemerintah Indonesia, saya benar-benar meminta maaf. Saya merasa malu, komiknya sudah saya tarik kembali. Saya minta maaf," kata Onan dalam cuitannya di akun @hiroshionan yang diposting Minggu malam seperti dikutip, Senin (26/2/2018).

Onan menyertakan foto dirinya yang sedang bersujud meminta maaf dalam postingannya tersebut.
Foto: Screenshot @hiroshionan


Komikus Jepang Onan Hiroshi yang Sindir Jokowi Minta Maaf

Foto: Twitter Onan Hiroshi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jagung, Makanan yang menjadi Minuman

Insiden Tumbangnya 3 Bintang MotoGP di GP Spanyol 2018

  Jakarta - Balapan MotoGP Jerez, Spanyol 2018 telah berakhir. Sang Juara Bertahan Marc Marquez (Repsol Honda) keluar sebagai juara saat balapan di sirkuit bernama lengkap Circuito Permanente de Jerez Spanyol. Kemenangan Marquez didepan ini juga diwarnai insiden tabrakan beruntun. Hal itu terjadi karena ada pertarungan sengit terjadi untuk posisi kedua. Di sana ada Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, dan Dani Pedrosa yang saling back to back untuk mendapatkan posisi kedua. Drama besar pun terjadi delapan lap jelang balapan usai. Dovizioso berusaha menyalip Lorenzo, namun melebar. Ketika Lorenzo hendak masuk ke sudut dalam tikungan(Apex), ia tidak melihat posisi Pedrosa yang sudah masuk kedalam tikungan tersebut dengan kecepatan tinggi sehingga membentur Pedrosa dan setelah membentur Pedrosa ia melebar lalu membentur rekan satu tim nya yaitu Dovizioso. Ketiga pembalap ini terjatuh dan langsung gugur. Jatuhnya ketiga pembalap tersebut adalah a...